BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan pesan penting dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang jatuh pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya.
"Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengingatkan kita semua akan pentingnya restorasi lahan, penggurunan, dan ketahanan terhadap kekeringan," katanya, Rabu, 5 Juni 2024.
Tema Restorasi lahan, penggurunan dan ketahanan terhadap kekeringan yang diusung oleh The United Nations Environment Programme (UNEP) menjadi sorotan utama dalam peringatan tahun ini.
Zaini menjelaskan bahwa fenomena pemanasan global yang semakin mengkhawatirkan telah berdampak pada kondisi bumi yang semakin tidak sehat.
"Degradasi lahan, penggurunan, dan kekeringan menjadi ancaman serius yang harus kita hadapi bersama," tegasnya.
--page
Restorasi lahan merupakan upaya untuk mengembalikan fungsi lahan yang rusak agar dapat kembali produktif dan mendukung kehidupan manusia.
DLH Palangka Raya berkomitmen untuk terus berupaya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam upaya restorasi lahan, penghijauan, dan menjaga kelestarian lingkungan," pungkasnya. (HENDRI/H)









