KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Warga Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan kembali menggelar aksi demo dengan menutup akses jalan keluar masuk dan pabrik PT Binasawit Abadi Pratama, anak perusahaan Sinar Mas Group.

Aksi ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan, sebagai bentuk protes karena realisasi plasma yang telah disepakati bersama untuk masyarakat Desa Selunuk belum juga terealisasi.

Koordinator aksi demo, Kamarudin, menegaskan bahwa masyarakat akan terus menuntut pihak perusahaan untuk segera merealisasikan plasma sebesar 20 persen. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi, maka warga akan bertahan di area perkebunan milik PT Binasawit Abadi Pratama.

"Kami tetap pada pendirian awal dan sesuai dengan surat kesepakatan bersama yang disepakati pada aksi pertama pada Tanggal 2 Mei 2024 yang lalu. Tetapi apabila tuntutan ini tidak dikabulkan maka kami akan menutup pabrik," tegasnya saat orasi.

Hingga Rabu, 5 Juni 2024, warga setempat masih bertahan dengan mendirikan tenda dan memarkirkan kendaraan di tengah jalan menuju kantor perusahaan dan pabrik.

--page

"Kami belum mau bubar sebelum ada keputusan sebagaimana tuntutan yang telah kami sampaikan," kata salah seorang warga. (FAHRUL/j)