BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kapuas melalui Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan melaksanakan sosialisasi di Kecamatan Basarang pada Kamis, 6 Juni 2024.
Adalah sosialisasi penganekaragaman konsumsi pangan sekaligus sosialisasi Desa B2SA (Beragam, Berigizi Seimbang dan Aman) guna mendukung pencegahan/intervensi stunting dan peningkatan kesejahteraan.
Kegiatan diikuti dari pihak kecamatan, para kepala desa beserta dengan Tim Penggerak PKK masing-masing desa.
Kepala DKPP Kapuas, Kusmiatie melalui Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan, Natalia Saptani mengatakan adanya keterbatasan dana APBN dan APBD, diharapkan kegiatan Desa B2SA bisa menggunakan dana desa melalui kegiatan ketahanan pangan dan hewani minimal 20 persen.
"Kegiatan desa B2SA ini terdiri dari tiga aspek, yaitu Teras Pangan, Gerai Pangan dan Rumah Pangan," katanya.
--page
Dijelaskannya, lagi bahwa kegiatan desa B2SA yang bersumber dari dana desa itu berdasarkan SK Bupati nomor 515/DKP/2023 tanggal 7 November 2023 tentang juknis percepatan desa B2SA Kabupaten Kapuas tahun 2024 dan Instruksi Bupati Kapuas nomor 100.3.4.2/1460/DKP.2023 tanggal 13 November 2023 tentang percepatan desa B2SA di Kabupaten Kapuas.
Karena untuk dapat hidup secara sehat, aktif dan produktif, maka diperlukan asupan pangan dan gizi yang sesuai dengan kebutuhan.
"Melalui pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman (B2SA) yang dimulai dari keluarga," pungkasnya. (DODI/H)









