PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tepat pada tanggal 5 Juni 2024 kemarin merupakan momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia.

Dalam momentum ini anggota Komisi II DPRD Kalteng Natalia mengatakan, pelestarian hutan dan lahan perlu diutamakan guna menjaga lingkungan alam dari kerusakan.

"Jika upaya pelestarian diabaikan maka lingkungan alam akan rusak dan itu pastinya dapat menimbulkan berbagai dampak negatif," katanya, Kamis, 6 Juni 2024.

Ia menjelaskan, dampak negatif yang akan timbul akibat rusaknya lingkungan alam yakni seperti bencana banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, dan lain sebagainya.

"Maka dari itu penting bagi kita menjaga kelestarian lingkungan alam terutama hutan dan lahan, jangan sampai kita abai terhadap upaya-upaya pelestarian itu," ucapnya.

--page

Selain itu, ia menekankan pentingnya pelestarian hutan dan lahan sebagai tempat habitat makhluk hidup misalnya hewan-hewan langka dan juga SDA yang bisa dimanfaatkan.

"Melestarikan alam artinya kita menyelamatkan kehidupan baik diri kita sendiri maupun habitat hewan yang ada didalamnya, sehingga ini harus jadi perhatian bersama," tandasnya. (DONNY D/H)