PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar terus mengupayakan pelaksanakan pembangunan jembatan Type Cable Stayed yang membentang di atas Sungai Arut. 

Kepala Dinas PUPR Kobar Muhammad Hasyim Muallim melalui Kabid Bina Marga Suradi mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil kajian dari KKJTJ (Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan) Kementerian PUPR Republik Indonesia, perihal sertifikasi laik disain jembatan tersebut. 

"Kami masih menunggu kajian dari KKJTJ Kementrian PUPR perihal disain jembatan Cable Stayed tersebut, apakah laik atau tidak, pasalnya nantinya pembangunan jembatan jenis Cable Stayed di atas sungai Arut tersebut ada dua bangunan pendekat jembatan, dua pendekat jembatan ini yang perlu kajian khusus dari kementerian," katanya.

Saat ini kondisi Jembatan di atas sungai Arut itu sudah sangat tidak memungkinkan lagi, karena telah mengalami penurunan, sehingga perlu dibangun jembatan yang mampu menopang Tonase yang besar, saat ini jembatan tersebut tipe C akan ditingkatkan menjadi tipe A. 

"Pertumbuhan ekonomi wilayah Kobar sangat luar biasa, dimana keberadaan jembatan yang melintang di atas sungai Arut itu sebagai penghubung Kobar menuju beberapa kabupaten seperti Sukamara dan Lamandau, bahkan kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Barat, hal ini di karenakan telah terkoneksinya Pangkalan Bun - Kecamatan Kotawaringin Lama," ungkapnya.

Dengan dibangunnya jembatan Cable Stayed dengan Type A, maka jalur perekonomian akan lebih lancar lagi, dimana untuk anggaran pembangunan jembatan Cable Stayed Type A itu sebesar Rp 144 miliar lebih untuk itu pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari pihak Legislatif, agar pembangunan jembatan tersebut segera terealisasi setelah adanya hasil kajian dari Kementerian PUPR RI. 

--page

"Badan jembatan itu sendiri nantinya di bangun dengan panjang /bentangan  100 meter, dengan dua bangunan pendekat jembatan masing masing 45 meter, jika jembatan Cable Stayed ini sudah selesai di kerjakan, maka jembatan tersebut akan mendongkrak perekonomian Kobar," pungkasnya. (DANANG/R)