BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendukung dan bersinergi dengan TNI - Polri untuk mewujudkan pelaksanaan Pilkada 2024 yang lancar, aman dan damai.
Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Kobar Budi Santosa, saat dikonfirmasi mengenai hasil rapat koordinasi bersama Polres Kobar, TNI, KPU, Bawalus, Kejaksaan serta jajaran pemerintah daerah.
Budi Santoso mengatakan bahwa Rakor di Polres dua hari yang lalu itu, merupakan bentuk kerja sama dan sinergitas antara pemerintah daerah dan TNI – Polri, dalam mengambil sikap dan langkah di lapangan jika terjadi permasalahan dalam Pilkada 2024.
"Kegiatan Pilkada tersebut tidak akan berjalan jika tidak ada dukungan dari TNI-Polri maupun peranan pemerintah. Makanya kami sangat mengapresiasi kerja sama ini," kata Budi Santosa, Kamis, 6 Juni 2024.
Dalam kegiatan rapat juga dapat dijadikan momen sebagai sarana, dalam menyampaikan kesiapan masing - masing instansi.
--page
"Sehingga yang menjadi kendala atau hambatan bisa teratasi, dan pada saat pelaksanaan Pilkada dapat berjalan sesuai harapan bersama yaitu terwujudnya Pilkada yang aman damai dan sukses," tuturnya.
Terpisah, Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman menuturkan rakor bersama intansi terkait, adalah dalam rangka mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pengamanan Pemilu 2024 di wilayah hukum Polres Kobar.
Selain itu rakor tersebut, untuk menjaga Kamtibmas dalam Pilkada bulan November mendatang.
"Kegiatan rakor tersebut untuk merumuskan persamaan persepsi dalam kegiatan Pemilu jika terjadi hal - hal yang tidak diinginkan. Peran pemerintah daerah juga terkoordinasi dengan baik, sehingga rakor ini mendapatkan kesamaan tindak di lapangan," ungkapnya. (DANANG/j)









