BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Perbenihan dan Budidaya, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Jayan Wahyudi mengungkapkan bahwa sumber daya manusia mempunyai peran penting dan strategis dalam sistem produksi kelapa sawit.
"Pengembangan SDM ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja saja, tetapi harus mampu menghadapi tantangan dan berperan aktif dalam menciptakan sistem industri kelapa sawit yang sustainable," kata Jayan pada Kamis, 6 Juni 2024.
Hal ini disampaikan Jayan terkait kegiatan pelatihan petani kelapa sawit Kabupaten Pulang Pisau dan Kotawaringin Timur yang diselenggarakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta atau AKPY, dengan dukungan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS dan Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian.
Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari yakni Selasa--Sabtu, 4--8 Juni 2024, di salah satu hotel di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
"Penyiapan SDM menjadi penting dalam meningkatkan kinerja perkebunan kelapa sawit," ungkap Jayan lagi.
--page
Menurut Jayan, upaya ini memerlukan keterlibatan semua stakeholder seperti perguruan tinggi dan lembaga pendidikan, perusahaan perkebunan besar, dan pusat penelitian.
"Program pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit merupakan salah satu upaya BPDPKS dan untuk mempersiapkan SDM di industri sawit terutama untuk sektor hulu dan pabrik kelapa sawit dengan prioritas perkebunan rakyat," jelas Jayan.
Kegiatan pelatihan ini mengintegrasikan seluruh aspek dalam pengembangan SDM Perkebunan kelapa sawit dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan, profesionalisme, kompetensi, kemandirian dan daya saing pekebun kelapa sawit, keluarga pekebun, pendamping, penyuluh perkebunan kelapa sawit, ASN serta pihak terkait lainnya. (TESTI PRISCILLA/j)









