BORNEONEWS, Kasongan - Banjir di Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, berangsur menyurut seiring debit air Sungai Katingan turun. Namun banjir kini bergeser ke wilayah hilir Kabupaten Katingan, seperti Kecamatan Tasik Payawan dan Kecamatan Kamipang. 


Bahkan di dua wilayah ini banjir sudah sejak beberapa bulan terakhir merendam sejumlah tempat. Seperti di Desa Talingke Kecamatan Tasik Payawan. Sejak beberapa bulan terakhir ini warga desa itu tersisolasi akibat jalan penghubung menuju desa ini putus.


Menurut Yayan, warga Desa Talingke, akibat jalan putus itu, warga desanya jika hendak ke luar daerah, seperti ke Petak Bahandang Ibukota Kecamatan Tasik Payawan maupun ke Kereng Pangi harus menggunakan jasa fery penyeberangan guna melintasi ruas jalan penghubung yang kebanjiran itu.


"Kurang lebih ruas jalan menuju desa kami yang putus itu sepanjang satu kilometer," sebut Yayan, Minggu (5/6/2016). 


Menurutnya, akibat jalan terendam banjir setinggi lebih dari satu meter ini, warga terpaksa menggunakan jasa fery tradisional milik warga setempat. Untuk satu sepeda motor bersama penumpangnya dipatok Rp25.000 sekali jalan.


Yadi, warga Desa Talingke lainnya mengaku beberapa hari lalu sebenarnya debit air Sungai Katingan sempat menyurut, namun kemudian kembali meluap. 


"Luapan Sungai Katingan sebenarnya tidak sampai merendam rumah warga, tapi jalan menuju desa kami yang kebanjiran itu," katanya.


Yadi mengaku jika terendamnya ruas jalan poros di desanya ini karena saat ada proyek penimbunan badan jalan tahun 2014, pihak kontraktor pelaksana tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya.


"Proyek timbunan badan jalan dari sepanjang 6 kilo meter itu, pihak kontraktor hanya bisa menyelesaikan sekitar 5 kilometer saja, sedangkan yang satu kilo meter dekat dengan desa kami belum sempat ditimbun," sebutnya.


Akibatnya ruas jalan yang belum ditimbun itu saat musim penghujan terendam banjir seiring luapan air Sungai Katingan. "Sudah lima bulan ini jalan desa kami terendam banjir dan tidak bisa dilalui kendaraan," imbuhnya.


Menurut informasi, banjir juga terjadi di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kamipang. (ABDUL GOFUR/m)