SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) antusias menantikan pengaktifan kembali Car Free Day (CFD) di Taman Kota Sampit. Mereka mengaku rindu suasana taman zaman dahulu yang ramai.

"Rindu suasana taman zaman dahulu yang sangat ramai. Sudah lama saya tidak lagi bersantai di sana, paling hanya lewat saja," kata salah satu warga Sampit Zakki, Jumat, 7 Juni 2024.

Dirinya mengenang suasana berakhir pekan di Taman Kota Sampit. Dahulu hampir setiap minggu ada senam bersama. Kegiatan tersebut membantu pergerakan ekonomi UMKM yang buka setiap hari Minggu di sekitar taman.

"Kalau CFD jalannya jadi lebih luas, masyarakat yang olahraga atau sekedar jalan-jalan membawa anak pasti lebih nyaman," ujarnya. 

Menurutnya, CFD tidak perlu setiap hari. Cukup diberlakukan hari Minggu pada jam tertentu. Sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat pada hari efektif lainnya.

--page

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kotawaringin Timur (Kotim) merespon permintaan masyarakat untuk mengaktifkan kembali car free day (CFD) di Taman Kota Sampit.

"Insyaallah akan Dishub tindak lanjuti dalam waktu dekat," kata Kepala Dishub Kotim Suparmadi.

Ia menanggapi positif usulan masyarakat tersebut. Hal itu tak lain untuk kenyamanan beraktivitas saat hari libur di Taman Kota Sampit yang selalu padat pengunjung. 

Terkait CFD yang saat ini sudah tidak aktif lagi, pihaknya akan mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali. Hal tersebut harus dibicarakan mengenai rekayasa lalu lintasnya. (DEWIP/Y)