BORNEONEWS, Palangka Raya – Harga Crude Palm Oil (CPO) Kalteng terpantau meningkat Rp 122,69 dari periode pertama Rp12.065,49 (per Kg + PPN) menjadi Rp12.188,18.
“Harga minyak sawit (CPO) Kalteng sebesar Rp12.188,18,- naik dari harga pada periode I yaitu Rp12.065,49,- (per Kg + PPN),” sebut Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (Lohsar) Achmad Sugianor.
Selain itu, Sugianor menyebut harga inti sawit (PK), ikut naik menjadi Rp7.219,50,- dari harga sebelumnya Rp7.202,92.
“Sedangkan untuk indeks “K” masih menggunakan angka 89,41 persen,” ucap Sugianor.
Dia menyampaikan penetapan harga tersebut berdasarkan hasil rapat penetapan harga bersama antara Disbun Kalteng, perusahaan perkebunan serta organisasi masyarakat dibidang perkebunan pada Rabu, 5 Juni 2024.
--page
Ia menuturkan Disbun Kalteng sudah berupaya untuk mengatasi pengumpulan data dari perusahaan-perusahaan perkebunan sebagai sumber data untuk perhitungan TBS, dengan melakukan monitoring dan evaluasi. (HERMAWAN DP/H)









