BORNEONEWs, Nanga Bulik - PT. PLN Persero Rayon Nanga Bulik memastikan bahwa ketersediaan listrik selama Ramadan dalam kondisi aman.
PLN juga memastikan bahwa saat ini kondisi semua mesin pembangkit baik milik PLN maupun mesin sewa dalam kondisi baik. Sehingga diprediksi tidak akan ada pemadaman selama Ramadan, terkecuali jika kendala bersifat darurat atau ada kerusakan dadakan.
"Alhamdulillah kondisi mesin pembangkit (PLTD) semuanya dalam kondisi baik, sehingga kami perkirakan bahwa selama bulan Ramadan ketersediaan listrik kami aman dan tidak akan ada pemadaman. Kami minta bantu doanya saja dari semua poihak," tutur Manager PT. PLN Rayon Nanga Bulik, Aditya Yudanto, Minggu (5/6/2016).
Sementara itu, menyikapi pemadaman total yang terjadi selama beberapa jam dalam dua hari terakhir, Aditya menjelaskan bahwa pemadaman total karena adanya pekerjaan pemeliharaan kubikel yang mengharuskan padam total.
"Pekerjaan pemeliharaan kubikel yang mengharuskan adanya pemadaman total beberapa jam dalam dua hari (Sabtu-Minggu) kemarin pun sebagai pemeliharaan rutin sekaligus dimaksudkan untuk persiapan PLN menghadapi Ramadan, dengan harapan selama bulan Ramadan tidak ada gangguan," katanya.
Pihaknya juga berharap agar selama Ramadan nanti semua sistem di PLN dapat berjalan baik, sehingga semuanya bisa menjalankan ibadah dengan khusyu.
"Kami juga berharap kepada semua pihak untuk bekerjasama dengan memberi masukan dan laporan jika ada terjadi gangguan berkaitan dengan kelistrikan, sehingga petugas PLN dapat segera mengatasinya secara cepat," jelasnya.
Seperti diketahui, adanya pemadaman baik itu bergilir maupun pemadaman total oleh pihak PLN di bulan ramadhan diprediksi akan sangat membuat masyarakat selaku konsumen merasa keberatan. Terlebih, jika menengok kondisi bulan ramadhan tahun lalu dimana banyak masyarakat yang sangat marah karena terjadi pemadaman bergilir selama bulan Ramadan karena adanya kerusahan pembangkit, sehingga kala itu kantor PLN beberapa kali diserbu pendemo.
"Kalau bisa upayakan jangan sampai ada pemadaman lagi selama bulan puasalah, apalagi di waktu-waktu tertentu seperti halnya Magrib dan waktu sahur, karena akan membuat kami masyarakat sangat repot," pinta Diana, seorang warga jalan Batu Batanggui RT 04.
Dalam rapat persiapan Pemkab Lamandau dalam menghadapi Ramadan pekan lalu, Wakil Bupati Lamandau Sugiyarto, juga memerintahkan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) untuk berkoordinasi dengan pihak PT PLN.
Sugiyarto berharap agar PT. PLN betul-betul dapat menjaga ketersediaan listrik selama bulan Ramadan, sehingga tidak mengganggu ketentraman dan kebyamanan masyarakat. (HENDI NURFALAH/m)








