MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Pj Bupati Barito Utara, Drs Muhlis menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Perluasan Areal Tanam (PAT) dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan Kementerian Pertanian (Kementan) di auditorium gedung F kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM no 3 Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat, 7 Juni 2024.

Muhlis mengapresiasi dan menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah lintas sektoral ini. “Kami sangat mendukung kerja sama program peningkatan produksi pangan ini dengan segera menindaklanjuti sesuai dengan arahan menteri dalam negeri, tentunya melalui dinas terkait yaitu Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara,” kata Muhlis, Sabtu, 8 Juni 2024.

Semoga, lanjut Muhlis, bisa bersama-sama mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Dia juga berharap, melalui kolaborasi dan sinergi ini, dapat mengembalikan kejayaan pertanian Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan berswasembada pangan.

Sebelumnya, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya mengatakan, Kementan tidak dapat bekerja sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Kementerian Dalam Negeri yang memiliki peran strategis untuk berkontribusi dalam pembangunan pertanian nasional.

“Kerja sama ini diperkuat dengan adanya Nota Kesepahaman antara Menteri Pertanian dan Menteri Dalam Negeri, dalam hal sinergi tugas dan fungsi Kementan dan Kemendagri,” kata Andi Amran Sulaiman.

--page

Kedua belah pihak sebelumnya sudah pernah menandatangani Nota Kesepahaman terkait dengan koordinasi tugas dan fungsi pada 25 Juni 2019, sehingga perlu diperbarui.

Menteri Dalam Negeri, Jenderal Pol (Purn) Tito Karnavian memaparkan langkah strategis yang perlu diperhatikan pemerintah daerah dalam rangka peningkatan produktivitas pertanian. Seperti meningkatkan akses jalan menuju lahan pertanian dan pasar untuk memudahkan distribusi hasil panen, serta membangun gudang dan fasilitas penyimpanan.(RAMADHANI/Y)