BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya Hendrikus Satriya Budi, mengungkapkan harapannya terhadap Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) multi-sektoral, bisa mengoptimalkan penanganan bencana di Palangka Raya.
Menurutnya, kolaborasi antara TRC-PB dengan TNI dan Polri diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan bencana di wilayah Palangka Raya. Dengan adanya kerjasama lintas sektor ini, diharapkan penanganan bencana dapat menjadi lebih mantap, optimal, dan responsif terhadap situasi darurat yang terjadi.
Menyikapi tantangan penanganan bencana di Palangka Raya, Budi menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak terkait. Dalam hal ini TRC-PB bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan dengan lebih efisien dan terkoordinasi dengan baik.
"Langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dalam menghadapi risiko bencana," katanya, Minggu, 9 Juni 2024.
Dalam konteks peningkatan kualitas penanganan bencana, kolaborasi multi-sektoral antara TRC-PB, TNI, dan Polri menjadi kunci utama. Dengan adanya sinergi di antara instansi terkait, diharapkan proses evakuasi, penyaluran bantuan, dan pemulihan pasca-bencana dapat dilakukan dengan lebih efektif.
--page
"Hal ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam memperkuat kapasitas penanggulangan bencana guna melindungi dan menyelamatkan nyawa masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/H)









