BORNEONEWS, Kotim - Maskapai nasional, Sriwijaya Air akan membuka rute dari H Asan Sampit ke Bandara Juanda Surabaya mulai 13 Juni 2016. Sriwijaya akan terbang setiap hari. Saat ini sudah tiga maskapai yang melayani rute Sampit, Wings Abadi Airline,. Lion Air, dan Kalstar Aviation.

“Kita bersyukur, perjuangan penambahan armada penerbangan melayani rute Bandara H Asan Sampit bisa terealisasi, dengan akan beroperasinya Sriwijaya Air, 13 Juni mendatang,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kotawaringin Timur (Dishubkominfo Kotim), Fadlian Noor, saat ditemui di ruang kerjanya, di Sampit, Senin (6/6/2016).

Menurut Fadlian, kepastian Sriwijaya Air menerbangi rute Sampit setelah terbitnya persetujuan slot time dari Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) Sampit. Persetujuan ini diberikan sejak 13 Juni hingga 29 Oktober 2016.

“Penerbangan perdana akan dimulai 13 Juni nanti, menggunakan pesawat Boeing 737-300/500 berkapasitas 120 seats dengan dua nomor penerbangan,” jelas dia.

Pertama SJ-238 dengan rute Surabaya-Sampit (SUB-SMQ), perkiraaan waktu keberangkatan Estimate Time Departure-ETD (Universal Coordinated Time-UTC) 07.15 atau sekitar pukul 14.15 Wib. Dengan perkiraan waktu kedatangan atau Estimate Time Arrival (ETA) UTC 08.20 atau sekitar pukul 15.20 Wib.

Kedua, dengan nomor penerbangan SJ-239 dengan rute Sampit-Surabaya (SMQ-SUB) perkiraan waktu keberangkatan ETD (UTC) 08.50 Wib atau sekitar 15.50 Wib dan perkiraan waktu kedatangan ETA (UTC) 09.55 atau sekitar pukul 16.55 Wib.

Beroperasinya Sriwijaya Air itu buah dari perjuangan Bupati Kotim Supian Hadi dan Kepala Dishubkominfo Kotim Fadlian Noor, yang sudah intensif melakukan komunikasi dengan pimpinan dan manajemen Sriwijaya Air sejak 2011 lalu.

“Ini juga menjawab harapan masyarakat dan permintaan pasar yang begitu tinggi untuk rute Sampit-Surabaya. Apalagi saat musim arus mudik dan balik lebaran tahun ini,” ucap Fadlian.

Dia berharap komitmen Sriwijaya Air melayani rute Sampit dapat mendukung program pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang transportasi udara.  (RAFIUDIN/N).