BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI Sumatera Utara, Timbas Prasad Ginting mengatakan bahwa harmonisasi regulasi perlu menjadi perhatian utama.
"Harmonisasi regulasi perlu menjadi perhatian utama untuk mengatasi tantangan percepatan PSR," kata Timbas dalam rilis yang dikirimkan BPDPKS pada Senin, 10 Juni 2024.
Hal ini diungkapkan Timbas dalam pembukaan Indonesian Palm Oil Stakeholders Forum atau IPOS Forum ke-9 yang berlangsung pada 30-31 Mei 2024 di Hotel Santika Dyandra Medan, Sumatera Utara.
"Seperti masalah legalitas lahan dan hambatan birokrasi, persoalan kepastian hukum dalam legalitas lahan, kawasan hutan, dan perlindungan hukum bagi pelaku usaha," tuturnya lagi.
Ditambahkan Timbas, integrasi kebijakan dan kelembagaan menjadi fokus utama dalam upaya mengatasi tantangan tersebut.
--page
"Dengan menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit," katanya lagi. (TESTI PRISCILLA/J)








