PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya melaksanakan program bimbingan kemandirian kepada 10 klien pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para klien dengan keterampilan yang dapat membantu mereka memulai kehidupan baru yang lebih baik setelah masa pemasyarakatan.

Kepala Bapas Palangka Raya, Dwi Santosa, menyatakan bahwa bimbingan kemandirian di bidang meubelair dipilih karena melihat potensi dan peluang yang baik di sektor tersebut.

Dengan memberikan pelatihan dan pembekalan dalam bidang meubelair, diharapkan para Klien dapat mengembangkan keterampilan baru yang bermanfaat dalam kehidupan mereka di masa mendatang.

"Program bimbingan kemandirian ini merupakan bagian dari upaya Bapas Palangka Raya untuk memberikan dukungan dan pembinaan yang holistik kepada para Klien Pemasyarakatan," katanya, Senin, 10 Juni 2024.

Dengan memberdayakan mereka melalui pelatihan keterampilan, diharapkan para Klien dapat memiliki bekal yang cukup untuk memulai kehidupan baru setelah masa tahanan.

--page

Dwi Santosa juga menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi bagi para Klien Pemasyarakatan, dan program bimbingan kemandirian di bidang meubelair merupakan salah satu langkah konkrit dalam mendukung hal tersebut.

"Melalui keterampilan yang diperoleh, para Klien diharapkan dapat memiliki peluang untuk mandiri secara ekonomi dan membangun masa depan yang lebih baik," pungkasnya. (PATHUR/Y)