SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Siswa SDN 3 Mentawa Baru Hulu (MB Hulu) menampilkan tarian dengan judul mereboisasi rimba untuk menyampaikan pesan jaga lingkungan.

Tarian tersebut dibawakan dengan apik oleh 3 siswa saat gebyar hasil karya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah tersebut.

"Saya apresiasi anak-anak sangat menakjubkan membawa tarian-tarian tadi," kata Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati saat membuka gebyar hasil karya P5 di SDN 3 MB Hulu, Senin, 10 Juni 2024.

Menurutnya, tarian tersebut memberi edukasi kepada anak-anak bahwa sedini mungkin menanamkan sifat mencintai bumi. Karena di daerah ini hampir dikatakan punah berubah menjadi lahan sawit. Saat ini hutan masih asri ada di kecamatan sekitar Antang Kalang, Telaga Antang dan Bukit Santuai. 

"Paling tidak anak-anak kita melakukan penanaman di sekitar sekolah dan rumah yang intinya menanam tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk keluarga baik buah-buahan maupun sayuran," ucapnya. 

--page

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 3 MB Hulu Niat Sugeng Priyono mengatakan, tarian tersebut merupakan hasil belajar siswa melalui kegiatan ekstra kurikuler.

Ketiga siswa tersebut menggunakan properti seperti ekskavator, baju dan topi proyek untuk menggambarkan alih fungsi lahan. Kemudian mereka membawa daun-daun untuk menggambarkan reboisasi, menjaga alam dari kerusakan. 

"Siswa kami sudah dipetakan sejak kelas 1 apa talenta mereka. Jika mereka menyukai sains kita arahkan mendalami itu, jika senang olahraga kita bimbing menjadi atlet, jika menyukai seni seperti tarian ini anak-anak bisa belajar. Sebagaimana kurikulum merdeka bahwa anak tidak harus menguasai semua mata pelajaran, tetapi mendalami minat dan bakat mereka," kata Niat. (DEWI PATMALASARI/H)