BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 282 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan 30 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ikuti kegiatan Orientasi Tugas dan Pembinaan Teknis sebagai persiapan awal dalam menjalankan tugasnya pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini dibuka dengan apel yang digelar di halaman Sport Center Pangeran Ratu Alamsyah, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Selasa, 11 Juni 2024.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kobar Chaidir menjelaskan kegiatan orientasi tugas dan pembinaan teknis yang diikuti olej PPK dan PPS ini memang pertama kali dilaksanakan di Provinsi Kalteng oleh KPU.
"Mengapa kegiatan ini kami laksanakan, karena kami berpemdapat bahwa rekan PPK dan PPS selain dibekali pengetahuan tentang pemilu, juga harus dibekali fisik yang kuat dan memadai fisik. Karena diakui bahwa pelaksanaan Pilkada ini juga sangat memerlukan energi yang begitu luar biasa," jelas Chaidir.
Karena itu pihaknya ingin membangun soliditas diantara penyelenggara Pilkada, baik dari KPU PPK PPS dan KPPS.
"Hal ini harus dilakukan karena pada pelaksanaan Pilkada, diprediksi akan banyak terjadi tekanan yang berpotensi menimbulkan ketidak kompakan atau tidak solid," jelasnya.
Sehingga menurut Chaidir, seluruh anggota PPK dan PPS memiliki kekompakan yang sama untuk bersikap netral.
--page
"Jangan sampai setiap anggota PPK dan PPS ikut terlibat dalam politik praktis yang berpotensi membuat masing-masing individu menjadi tidak netral dan tidak kompak," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)









