BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak tiga rumah di Kelurahan Raja RT 10 Kecamatan Arut Selatan Pangkalan Bun, Kabupaten Kobar Senin (6/6/2016) sekitar pukul 12.30 WIB ludes dilalap api.
Tak lama berselang, tiga mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi. Namun, karena kobaran api yang terus membesar, para petugas damkar pun tak berkutik. Satu jam api menghanguskan tiga rumah milik warga tersebut.
"Saya lagi tiduran, tiba-tiba ada yang meledak dari rumah Ijam. Pas saya lihat ternyata api sudah besar," kata Onge, warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kebakaran.
Onge bersama warga lainnya membantu petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah api. Terpaan angin kencang menjadi penyebab sulitnya api dipadamkan.
"Ini rumah saya yang terbakar, saya lagi duduk di depan televisi. Nggak tahu awalnya, rame-rame orang teriak kebakaran. Saya langsung keluar," terang Iwan, pemilik rumah ke tiga yang ikut dilalap api.
Warga yang menyaksikan kebakaran tersebut mengatakan, api bermula dari rumah yang ditinggal pemilknya. Rumah tersebut kosong, bahkan tidak ada aliran listrik di rumah tersebut.
"Tiba-tiba ada ledakan, tapi rumah itu tidak dipasang listrik," terang seorang warga di lokasi kebakaran.
Borneonews tiba di lokasi 10 menit saat kebakaran berlangsung. Warga berjamburan keluar rumah, jalan gang dipenuhi dengan kendaraan dan warga yang melihat kebakaran berlangsung. Saat di lokasi kebakaran, api berasal dari rumah pertama belakang Toko Nirwana, kemudian api dengan cepat merembet ke rumah sebelahnya. Tiga rumah hangus terbakar.
Sementara, pemilik rumah kedua Juhriah nampak masih syok. Ia panik karena tidak bisa menyelamatkan barang-barang miliknya dari dalam rumah.
Polisi yang datang ke lokasi mesih mendalami penyebab terkadinya kebakaran. Dalam kejadian tersebut, tak ada korban jiwa. Hanya kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. (CECEP HERDI/m)








