BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Meski lebaran masih menyisakan 29 hari lagi, tiket kapal Pelayaran Nasional (Pelni) untuk jurusan Kumai-Semarang sudah ludes terjual. 

Sistem yang memudahkan calon penumpang untuk mendapatkan tiket (online) menjadi penyebab calon penumpang sudah jauh-jauh hari  membeli tiket untuk mudik lebaran.

Berdasarkan info penjualan tiket penumpang kapal PT. Pelni untuk Kapal Kelimutu jurusan Kumai-Semarang 3 Juli 2016 habis, Di tanggal yang sama dan jurusan yang sama, tiket KM AWU juga habis terjual. Sementara untuk tanggal 4 Juli 2016 KM Lawit jurusan Kumai-Semarang juga ludes terjual.

Sementara untuk pelayaran jurusan Kumai-Surabaya tiket Pelni masih tersedia, namun terbatas karena kapasitas penumpang saat ini hanya 1.000 penumpang.

Kepala Operasional PT Pelayaran Indonesia (Pelni), Pangkalan Bun, S. Ghouzi mengatakan, untuk pelayaran jurusan Kumai-Semarang hingga 3 dan 4 Juli 2016 tiket sudah terjual habis. Namun bagi masyarakat yang akan berangkat pada 6 Juli, kursi seat masih banyak yang kosong.

"Untuk tanggal 3 dan 4 Juli tiket sudah habis, sisa tanggal 6 Juli masih banyak yang kosong," kata Ghouzi di ruangannya, Senin (6/6/2016).

Lanjut dia, lebaran Idul Fitri sebelumnya, Pelni mengangkut 22.000 penumpang. Pada 2016 ini ada peningkatan 6000 penumpang, sehingga estimasi penumpang yang akan diangkut Pelni adalah 28.000 penumpang.

"Ada peningkatan sekitar 15 persen dari tahun sebelumnya," beber Ghouzi.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, maka ia meminta kepada Dirjen Perhubungan pusat agar KM Egon yang sudah selesai dock agar dapat kembali melayani jalur penumpang dengan rute Kumai-Semarang dan Kumai-Surabaya.

"Banyak permintaan bukan saja dari penumpang tetapi juga pedagang agar Egon kembali memasuki pelayaran rute Kumai-Semarang PP dan Kumai-Surabaya," harap Ghouzi.

Kemudian kata dia, selama masa puasa dan lebaran ini ada 6 call pelayaran, dan paska lebaran 3 call. Yakni, Lawit 1 call, Kelimutu 2 call dan Awu 2 call.

"Selama puasa Ramadan pelayaran di Pelni ada 9 call, 6 call sebelum lebaran dan 3 call paska lebaran," Pungkas Ghouzi.

Sementara itu, Ibu Wiwin, warga Madurejo yang akan memesan tiket jurusan Kumai-Semarang pada H-3 lebaran kehabisan tiket. Bahkan ia mengaku bingung akan naik kapal apa untuk pulang kampung nanti.

"Bingung, Mas, naik apa? Sudah habis semua tiketnya," ujar Wiwin. (KOKO SULISTYO/m)