KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kegiatan Technical Working Group (TWG) ke-3 untuk project pengembangan advokasi kebijakan terkait pengelolaan perikanan darat telah digelar di Kabupaten Kapuas.

Kegiatan dibuka Staf Ahli Bupati Kapuas, Sipie S. Bungai dan dihadiri National Project Coordinator IFish Project, National Project Manager IFish Project, sejumlah OPD terkait, Camat Timpah Arjoni, Tenaga Ahli Social Ekonomi Universitas Nusa Bangsa Sari Anggarawati, Tenaga Ahli Perikanan tangkap Universitas Lambung Mangkurat Irhamsyah, Perwakilan PT. Sucofindo dan perwakilan dari FAO.

TWG ke-3 ini merupakan TWG terakhir di Kabupaten Kapuas yang mana nantinya akan memasuki agenda Focus Group Discussion (FGD) terkai RANPERDA Draft-O.

Sipie mengatakan kegiatan ini merupakan hasil kerjasama beberapa pihak melalui project IFish yang telah berlangsung sejak 2018 di lima lokasi di Indonesia termasuk Kabupaten Kapuas.

"TWG Pengelolaan perikanan perairan darat di Kabupaten Kapuas telah dilakukan sebanyak dua kali pada bulan maret dan bulan mei kamarin yang dimana kita telah membahas potensi, peluang dan kendala sumber daya perikanan perairan darat di Kabupaten Kapuas dalam pengelolaan keberlanjutannya,” katanya, Rabu, 12 Juni 2024.

--page

Perairan darat berperan penting dan berdampak positif pada pembangunan ekonomi masyarakat terutama nelayan di Kabupaten Kapuas.

"Dalam upaya mencapai tujuan tersebut Pemerintah Kabupaten Kapuas akan memberikan langkah-langkah dan pemikiran strategis untuk pengelolaan perikanan perairan darat untuk dimasukkan dalan RPJMD ataupun Renstra," ujarnya.

Ia berharap hasil pada pertemuan ke tiga ini menghasilkan pemikiran yang mendukung pengumpulan data untuk dipersiapkan dalam studi RPJMD Kabupaten Kapuas tahun 2024-2029 yang menyangkut tentang pengelolaan perikanan perairan darat.

Agar dapat mengimplementasikan pertemuan seperti ini serta berkomitmen ke depannya untuk pengelolaan perikanan perairan darat khusus pada pengelolaan Danau Haleung di Desa Aruk Kecamatan Timpah yang mana telah dilakukannya langkah awal untuk revitalisasi pengelolaan ikan darat di Kabupaten Kapuas melalui program IFish FAO.

“Saya juga ingin menyampaikan terima kasih kepada tim dari IFish FAO dan Sucofindo yang telah membantu dalam pelaksanaan TWG ini dan semoga kegiatan ini menghasilkan produk yang bermanfaat untuk pengelolaan perairan darat di Kabupaten Kapuas,” pungkasnya. (DODI/j)