BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meminta perusahaan besar swasta (PBS) bidang kelapa sawit di wilayahnya membantu pemasangan listrik ke desa-desa yang belum tersentuh jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN).
"Kepada pihak PBS apabila lahannya masuk dalam tapak tower atau jaringan SUTT agar dapat memberikan kemudahan dalam pengerjaan tapaknya," kata Halikinnor, Rabu, 12 Juni 2024
Hal itu ia katakan saat pertemuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim dengan Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (GPPI setempat di Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Fajrurrahman, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rihel, serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Alang Arianto.
Lanjutnya, Pemkab Kotim telah berupaya melobi pemerintah pusat untuk menyelesaikan persoalan jaringan listrik didaerah salah satunya ia suarakan melalui forum group discussion pengembangan kelistrikan Provinsi Kalimantan Tengah di Jakarta beberapa waktu lalu.
--page
Dirinya berupaya agar seluruh wilayah kotim terkoneksi listrik karena hingga saat ini masih ada beberapa desa yang masih belum terjangkau listrik PLN. Sehingga masyarakat harus mengandalkan mesin diesel maupun pembangkit tenaga surya untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan biaya yang tinggi.
"Oleh karena itu saya bergarap PBS membantu dan bekerjasama dalam pemasangan aliran listrik PLN ke desa-desa," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









