BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Focus Group Discussion (FGD) 1 Naskah Akademik dan pembahasan draft Rancangan peraturan daerah atau Raperda tentang Pengelolaan Perairan Darat di Kabupaten Kapuas telah digelar.
Staf Ahli Bupati Kapuas Sipie S. Bungai yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, FGD diharapkan dapat sebagai output berupa pemikiran yang mendukung untuk dipersiapkan dalam pembahasan Raperda pengelolaan perairan darat di Kabupaten Kapuas.
"Perairan darat memiliki peran penting dan berdampak positif pada pembangunan masyarakat, terutama nelayan di Kabupaten Kapuas," katanya, Rabu, 12 Juni 2024.
Juga, lanjut dia sebagai upaya untuk mecapai tujuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas akan menindaklanjuti fasilitas dan bantuan yang telah diberikan oleh FAO dan KKP melalui program IFish.
Ia mengatakan Ifish adalah sebuah inisatif kolaboratif anatara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Food And Agroculture Organization Of The United Nations (FAO UN) yang bertujuan untuk memperkuat konservasi keanekaragaman hayati dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem perairan darat.
--page
“Proyek ini didanai oleh Global Environment Facility (GEF) dan berfokus pada pengarusutamaan konservasi keanekaragaman hayati dan praktik perikanan berkelanjutan di ekosistem air tawar yang memiliki nilai konservasi tinggi;” ucapnya.
Dirinya juga mengatakan pada proyek tersebut upa yang dilakukan mencakup tiga pendekatan utama yaitu penguatan regulasi dan kebijakan, peningkatan kapasitas dan kelembagaan melalui percontohan serta penguatan system pengumpulan data dan pemantuan. (DODI/H)









