BORNEONEWS, Tamiang Layang - Yayasan Tangan Pengharapan Kabupaten Barito Timur melalui program Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GN-OTA) menyalurkan bantuan kepada 40 anak asuh di SD Negeri 4 Tamiang Layang, Kamis, 13 Juni 2024.

Pada kegiatan yang juga dihadiri oleh orang tua/wali siswa penerima bantuan itu, Yayasan Tangan Pengharapan membagikan paket bantuan pendidikan berupa pakaian seragam, tas, sepatu, kaos kaki dan makanan tambahan.

"Ini merupakan tahun ketiga kami menyalurkan bantuan untuk anak-anak asuh kami, kami berharap bantuan ini terus berjalan setiap tahunnya dan pemerintah daerah ikut andil membantu, karena sejak Pj Bupati belum ada bantuan yang diberikan," kata Ketua Yayasan Tangan Pengharapan, Munita Mustika Dewi saat diwawancarai usai membagikan bantuan.

Menurutnya bantuan pendidikan tersebut sangat dibutuhkan oleh anak-anak asuh, itu sebabnya pada tahun ini disalurkan lebih awal sebelum tahun ajaran baru dimulai sehingga orang tua/wali siswa tidak lagi memikirkan pembelian seragam, tas dan sepatu.

"Ini sebenarnya sangat bermanfaat sekali buat anak-anak asuh kami apalagi momennya bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru bantuan," ucapnya Munita.

--page

Pada kesempatan itu Dia berpesan kepada orang tua/wali murid agar memperhatikan kesehatan anak-anak terutama terutama asupan gizi untuk menunjang pertumbuhan yang baik.

"Terutama saya pesan jangan makan mie instan atau makanan dalam kemasan yang menggunakan bahan tambahan makanan seperti pengawet, pemanis buatan, perisa dan pewarna, jadi orang tua harus ikut serta menyeleksi makanan yang dikonsumsi anak-anak," ujar Munita.

Menanggapi penyaluran bantuan pendidikan tersebut, Kepala SD Negeri 4 Tamiang Layang, Kristina, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Tangan Pengharapan. Dia menyebut bantuan disalurkan pada waktu yang tepat, yaitu menjelang tahun ajaran baru.

"Bantuan pendidikan ini sangat bermanfaat bagi anak didik kami, terutama saat memasuki tahun ajaran baru," kata Kristina.

--page

Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Heni Junita, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan pendidikan yang disalurkan oleh Yayasan Tangan Pengharapan. 

"Secara pribadi dan mewakili orang tua siswa yang lain, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang kami terima untuk kali ketiga ini, ini sangat membantu kami sebagai orang tua murid karena sangat bermanfaat dan meringankan beban kami," ucapnya.

Pada tahun 2024 ini Yayasan Tangan Pengharapan menyalurkan paket bantuan pendidikan kepada 146 anak asuh yang tersebar pada beberapa kecamatan di Barito Timur. Penyaluran dilakukan lebih awal dari biasanya agar bisa meringankan beban orang tua/wali murid saat memasuki tahun ajaran baru. (BOLE MALO/H)