BORNEONEWS, Muara Teweh - Ratusan pedagang kue Ramadan maupun pedagang lainnya ikut meramaikan kegiatan Pasar Ramadan di Lapangan Hijau Muara Teweh, selama bulan puasa. Bupati Barito Utara H Nadalsyah membuka langsung kegiatan Pasar Ramadan tersebut.
Acara dihadiri Sekda Ir H Jainal Abidin, staf ahli bupati, unsur FKPD, asisten Sekda, Kepala SKPD lingkup Pemkab Barito Utara, Kabag Humas dan Protokol, dan para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Nadalsyah mengatakan, pasar wadai ramadan ini selalu diadakan setiap tahun pada bulan suci Ramadan. Tahun ini mengambil lokasi di Lapangan Hijau Jalan Sengaji Hulu Muara Teweh. Letaknya sangat strategis karena berada di tengah-tengah pusat kota Muara Teweh, sehingga akses dan jangkauannya sangat mudah.
Menurutnya, maksud dan tujuan pelaksanaan pasar kue Ramadan ini antara lain memeriahkan dan menyemarakkan dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah, bulan yang penuh barokah dan magfirah serta untuk memberi dorongan dan kesempatan bagi kaum muslimin dan muslimat yang mempunyai keterampilan dan keahlian dalam membuat bermacam-macam kue
“Jarang kita jumpai dihari-hari biasa jajanan kue seperti yang ada di Pasar Ramadan dari minuman dan lauk pauk untuk berbuka puasa,” kata Bupati Nadalsyah.
Selain itu katanya, untuk memberikan kemudahan kepada warga masyarakat kota Muara Teweh dan sekitarnya, untuk berbelanja dan memilih kue yang disenangi serta lebih khusus lagi kepada kaum muslimin dan muslimat yang sedang melaksanakan ibadah puasa Ramadan.
“Bulan suci Ramadhan sangat banyak mengandung barokah. Untuk itu kita dianjurkan agar banyak meningkatkan amal ibadah kita dan berlomba-lomba untuk berbuat kebijakan,” katanya. Bupati juga mengatakan bahwa pada hari-hari besar keagamaan kebutuhan masyarakat meningkat yang dibarengi dengan kenaikan harga barang, sementara daya beli masyarakat sangat terbatas.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Pengelolaan Pasar bekerjasama dengan Bulog Muara Teweh juga mendukung kegiatan pasar wadai Ramadan ini dengan melaksanakan operasi pasar murah/pasar penyeimbang untuk membantu masayarakat yang berpenghasilan rendah guna membeli bahan kebutuhan pokok.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadan.
“Kepada para pedagang yang berjualan/warung makan dan minum agar menghindari berjualan ditempat-tempat umum dan terbuka pada siang hari,” katanya.
Selain itu jelasnya, kepada pemilik tempat-tempat hiburan seperti kafe, karoke dan billyar agar tidak membuka tempat hiburannya pada siang hari dan tidak menjual belikan minuman beralkohol serta dapat menutup tempat hiburannya pukul 23.00 Wib.
“Dan kepada segenap lapisan warga masyarakat agar tidak membunyikan benda-benda yang menimbulkan suara keras/nyaring yang dapat menimbulkan gaduh pada siang maupun malam hari selama bulan suci Ramadhan 1437 Hijriah/2016 Masehi ini,” jelasnya. (RAMADANI/m)








