KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Aparatur Pemerintah desa (Pemdes) atau perangkat desa se Kecamatan Kapuas Kuala diharapkan dapat terus meningkatkan kompetensi di bidang Teknologi Informasi atau IT.

Hal itu disampaikan Camat Kapuas Kuala, Nurcahyono seusai membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas Aparatur Pemerintah Desa, bertempat di Aula Kantor kecamatan setempat.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Desa dan Perangkat Desa dari 13 desa di Kecamatan Kapuas Kuala. 

Bimtek ini berlangsung selama dua hari pada tanggal 12 - 13 Juni 2024 dengan fokus pada dua materi utama: pengelolaan Website Desa (Simsa) dan SILPA, serta Pemetaan Tanah Berbasis Digital (GPS).

Camat menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi (IT) dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di Kecamatan Kapuas Kuala.

--page

Ia menyampaikan bahwa Perangkat Desa harus memiliki kompetensi yang handal dalam penggunaan IT agar dapat bekerja dengan baik dan tidak tertinggal di era digital ini.

"Peningkatan kapasitas melalui Bimtek ini sangat penting untuk memastikan aparatur pemerintah desa dapat memanfaatkan IT dalam berbagai aspek pelayanan publik. Pengelolaan website desa dan pemetaan tanah berbasis digital adalah contoh konkret bagaimana IT dapat digunakan untuk mempermudah dan meningkatkan efisiensi kerja kita," katanya, Jumat, 14 Juni 2024.

Ia juga menambahkan bahwa perangkat desa dituntut untuk berkinerja baik dan kompeten dalam penggunaan IT sehingga mereka memiliki daya saing yang tinggi dan tidak tersingkir karena ketidakmampuan menguasai teknologi.

Para peserta Bimtek menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti materi yang disampaikan. Mereka berharap pengetahuan yang diperoleh dari Bimtek ini dapat langsung diterapkan di desa masing-masing untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memajukan desa mereka.

"Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan aparatur pemerintah desa di Kecamatan Kapuas Kuala dapat lebih profesional dan siap menghadapi tantangan di era digital, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, efektif dan efisien serta akuntabel kepada masyarakat," ujarnya.

--page

Adapun materi pertama tentang Pengelolaan Website Desa (Simsa) dan SILPA disampaikan oleh narasumber dari Tim IT PT. TTN Banjarmasin. Materi kedua, Pemetaan Tanah Berbasis Digital, dibawakan oleh narasumber dari Tim IT Indosurya Banjarmasin. (DODI/j)