BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) membuka 6 titik pasar penyeimbang di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Kegiatan ini serentak kita lakukan di Kalteng. Harapan kita, pasar penyeimbang bisa menekan inflasi," kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Jumat, 14 Juni 2024.
Dia membuka secara simbolis pasar penyeimbang di Aula Islamic Center Sampit. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kotim Halikinnor dan Wakil Bupati Kotim Irawati.
Lanjutnya, menghadapi hari-hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Adha biasanya terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok yang berkaitan erat dengan permasalahan inflasi.
Pasar Penyeimbang digelar sesuai instruksi Presiden RI bahwa gubernur, bupati dan walikota diminta untuk terus menjaga stabilisasi harga pangan.
--page
Komoditas yang disalurkan pada pasar penyeimbang kali ini yaitu beras dan minyak goreng karena kedua komoditas ini yang paling sering mengalami kenaikan harga di pasaran.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, bahwa pasar penyeimbang telah digelar sejak dirinya menjabat sebagai Gubernur Kalteng. Adapun komoditas lain yang sering menjadi perhatian yaitu cabai, bawang merah, bawang putih, gula, minyak goreng, daging ayam, telur dan beras untuk menjaga kemampuan daya beli masyarakat.
Adapun 6 titik pasar penyeimbang di Kotim yaitu Desa pundu Kecamatan Cempaga Hulu ada 1000 paket, Kelurahan Kota Besi Hulu Kecamatan Kota Besi ada 2000 paket, Kelurahan Mentawa Baru hilir Kecamatan Mentawa baru ketapang 2.500 paket
Kemudian Kelurahan Baamang Barat Kecamatan Baamang 1.000 paket, Islamic Center Kelurahan Mentawa Baru Hulu Kecamatan Mentawa baru ketapang 7.000 paket dan Kelurahan Mentaya Seberang Kecamatan Seranau 1.500 paket. (DEWI PATMALASARI/Y)









