PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebuah kebanggaan besar bagi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Pangkalan Bun, saat lukisan gedung pencakar langit Abdul Rasyid (AR) Tower dan Hotel Mercure karya Claudya Adita Putri Pramesti, seorang siswi dengan keterbatasan pendengaran, dibeli oleh Citra Borneo Indah (CBI) Group seharga Rp25 juta.

Kepala Sekolah SLB N 1 Pangkalan Bun, Dwi Haryono, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan CBI Group.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada CBI Group atas perhatiannya kepada kami dan karya anak didik kami," ujar Dwi Haryono, saat dibincangi Borneonews, belum lama ini.

Dwi menjelaskan bahwa lukisan tersebut memiliki nilai seni yang tinggi, dan ia berharap apresiasi terhadap karya anak-anak didiknya didasarkan pada kualitas seni, bukan latar belakang mereka.
"Kami tidak ingin hasil karya anak-anak ini dihargai karena latar belakang mereka. Tetapi, karyanya lah yang memang benar-benar layak dan memiliki nilai seni tinggi," tegasnya.

Vera, guru pendamping Claudya, menambahkan bahwa Claudya yang berusia 17 tahun, menyelesaikan lukisan berukuran 1,10 meter x 90 cm dalam waktu sekitar tiga bulan.

--page


"Lukisan Gedung Abdul Rasyid Tower dan Hotel Mercure serta perumahan di sekitarnya itu, berukuran 1,10 M x 90 CM, dengan proses pengerjaan sekitar 3 bulan," jelas Vera.

Sapuan halus kuas Claudya menghasilkan lukisan yang tampak hidup, seperti hasil jepretan kamera digital. Suasana malam dan gemerlap lampu pada lukisan menambah kesan megahnya Head Office CBI Group.

"Proses pembuatan lukisan ini tidak mudah, tetapi Claudya menunjukkan dedikasi yang luar biasa," tambah Vera.

Pembelian lukisan ini merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari CBI Group, yang memberikan dukungan nyata kepada seniman yang berbakat di Pangkalan Bun. (DANANG/Y)