KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Camat Kapuas Kuala, Nurcahyono didampingi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) serta Pendamping Desa (PD) Kecamatan Kapuas Kuala telah melakukan kunjungan ke Desa Wargo Mulyo untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) Dana Desa (DD) tahap 1 tahun anggaran 2024. 

Camat Nurcahyono menekankan dan berpesan akan pentingnya penggunaan DD secara tepat sasaran dan efektif. 

"Penggunaan dana desa harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam program-program yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan," katanya, Jumat, 14 Juni 2024.

Dijelaskannya, Monev ini bertujuan memastikan bahwa program-program yang didanai oleh dana desa berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Dengan adanya Monev ini, diharapkan penggunaan Dana Desa di Desa Wargo Mulyo dapat lebih transparan, akuntabel, dan tepat guna," ujarnya.

--page

Dalam kunjungan ini, Camat juga melakukan penyerahan simbolis bantuan Jamban Sehat bagi keluarga miskin dan berisiko stunting yang bersumber dari Dana Desa tahap 1 Desa Wargo Mulyo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Wargo Mulyo beserta Perangkat Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT/RW, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Pj Kepala Desa Wargo Mulyo menyampaikan bahwa bantuan Jamban Sehat ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Desa dalam menangani kasus stunting dan mencegah munculnya kasus stunting baru.

 Hal ini semakin penting mengingat Desa Wargo Mulyo menjadi lokus Audit Kasus Stunting (AKS) Tahun 2024 dan telah masuk dalam daftar pencanangan desa bebas stunting.

"Kami sangat menghargai perhatian dari Camat dan Tim Monev yang memberikan dukungan dan arahan bagi kami. Bantuan Jamban Sehat ini diharapkan dapat membantu keluarga yang membutuhkan dan mendukung upaya kami dalam mencegah serta menangani stunting," ujar Pj Kepala Desa Wargo Mulyo. (DODI/Y)