SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Nasib apes di alami seorang pria bernama Herman Silitonga yang berada di Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur lantaran motor miliknya dibawa kabur calon pembeli saat ia hendak dijual.

Herman menceritakan, kerjadian tersebut berawal saat ia hendak menjual sepada motor miliknya kepada pelaku dengan cara over kredit. Kemudian keduanya sepakat untuk bertemu di salah satu minimarket yang ada di Desa Pundu.

"Katanya waktu itu dia mau mengecek kondisi motor dan sekalian menyepakati harga. Dan kami pun akhirnya bertemu," kata Herman, Jumat, 14 Juni 2024.

Setelah bertemu, kemudian pelaku mengecek kondisi sepada motor milik korban. Lalu pelaku membawa sepada motor korban dengan mengaku untuk tes drive.

"Awalnya saya tidak curiga, tapi setelah saya tunggu pelaku ini tidak kunjung kembali, barulah saya sadar bahwa sepada motor saya dibawa kabur," ujarnya.

Atas kejadian itu, Herman pun melaporkan kepada pihak kepolisian setempat. Dan ia mengaku bahwa sebelumnya tidak mengenal dengan pelaku.

"Uangnya belum dibayar malah sepada motor saya dibawa kabur, tapi saya sudah melaporkan itu kepada polisi. Dan semoga pelaku cepat tertangkap," tandasnya. (BUDDI RAHMAT H/R)