TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Barito Timur melakukan pemeriksaan fisik (ante mortem) 60 ekor sapi kurban bantuan Pemkab Barito Timur, sebelum disalurkan ke masjid dan langgar, Jumat, 14 Juni 2024.

Dalam kegiatan tersebut Tim Diskanak Barito Timur mengamati dengan cermat sikap dan kondisi hewan kurban pada saat berdiri dan bergerak yang dilihat dari segala arah, kemudian mengamati dengan seksama lubang-lubang telinga, hidung, mulut dan anus hewan kurban.

"Pemeriksaan ante mortem yang kami lakukan meliputi pemeriksaan performa hewan, yaitu hewan yang akan dijadikan sebagai hewan kurban adalah hewan yang sehat dengan ciri ciri berbadan tegap, tidak cacat, sehat, tidak sakit, mata bersinar, bulu halus dan mengkilap," ungkap Kabid Peternakan Diskanak Barito Timur Ratna Widyasari.

Tim Diskanak Barito Timur juga berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten Tabalong karena kandang penampungan sapi kurban tersebut berada di Kecamatan Kelua Kabupaten Tabalong.

"Hasil pemeriksaan 60 ekor sapi itu rata-rata temperatur tubuhnya 35 derajat celsius, dan pemeriksaan gigi dinyatakan sudah cukup umur sebagai hewan kurban," lanjut Ratna.

Selain kurban bantuan dari Pemkab Barito Timur, juga ada 20 ekor sapi kurban bantuan dari Pemprov Kalteng. Namun Diskanak belum memeriksa kesehatan hewan kurban bantuan Pemprov tersebut.

--page

"Kami belum dapat pemberitahuan saat hewan kurban itu (bantuan Pemprov) sampai, tapi nanti tanggal 16 Juni kami akan melakukan pemeriksaan ante mortem hewan kurban ke seluruh masjid dan langgar yang ada di Barito Timur, jadi ternak bantuan provinsi nanti akan kami periksa pada tanggal tersebut," terang Kabid Peternakan. (BOLE MALO/R)