BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Seorang ASN guru TK Pembina Kotawaringin Lama, mengalami kecelakaan tunggal dan meninggal dunia, di Jalan Lintas Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama, Km 27, Sabtu, 15 Juni 2024, sekitar pukul 06.30 WIB.
Penyebab kecelakaan tersebut, diduga pengendara roda dua Jenis Yamah Gear warna hitam tanpa TNKB inisial H (45), alamat Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, menabrak gundukan batas jalan.
Kapolsek Kotawaringin Lama IPTU Dwi Gatot Asmoro mengungkapkan. diduga pengendara tersebut mengendarai motor dengan kecepatan tinggi dan mengenai gundukan batas jalan yang dicor, sehingga tidak bisa terkendali dan jatuh hingga keluar jalan tersebut.
"Mengingat jalan tersebut terbuat dari cor beton dan tidak ada lubang, namun terdapat kondisi jalan yang bertingkat atau tidak rata," ujarnya.
Adapun kronologisnya, seorang saksi sekitar pukul 06.30 WIB, di KM 27, melintas dari arah Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama. Ia melihat seorang wanita dewasa yang berada di dalam parit, dengan keadaan tertelungkup serta posisi motor yang berada disamping wanita tersebut.
--page
Setelah itu saksi menghubungi pihak Polsek Kotawaringin Lama dan segera mengevakuasi wanita tersebut ke Rumah Sakit Rakyat Kutaringin.
"Kemudian dari hasi Observasi dokter jaga, bahwa yang bersangkutan mengalami Cidera Kepala Berat sehingga saat itu dinyatakan meninggal dunia," ungkapnya.
Untuk luka parah seperti patah tulang atau luka terbuka tidak ada, hanya luka lecet di lutut kanan dan di jari tangan kanan saja. Kemungkinan besar meninggalnya karena cidera kepala berat.
"Untuk saat ini janazah sudah dibawa kerumah duka," pungkasnya. (DANANG/j)








