BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pemerintah melaksanakan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Tahun 2024 pada bulan Juni ini.
Kegiatan ini dilakukan secara nasional di 38 provinsi, dengan tujuan mendapatkan data akurat by name by address. Data tersebut akan menjadi dasar untuk memberikan intervensi program yang lebih terarah dan tepat sasaran.
Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, dr. Bahrun Abbas, menyatakan bahwa Pengukuran dan Intervensi Serentak ini merupakan gerakan bersama yang melibatkan semua kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah desa.
"Pengukuran dan Intervensi Serentak ini adalah upaya bersama untuk mencegah lahirnya anak stunting baru," kata Abbas, Sabtu, 15 Juni 2024.
Sasaran dari kegiatan ini meliputi semua calon pengantin, ibu hamil, dan balita yang diharapkan datang ke Posyandu terdekat.
--page
Di Posyandu, mereka akan menjalani berbagai proses termasuk pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi, dan intervensi.
Untuk memastikan program ini terlaksana dengan baik, kesiapan sarana dan prasarana sangat penting. Hal ini termasuk penyediaan alat antropometri yang terstandar, kader yang kompeten, serta tenaga kesehatan yang siap melaksanakan tugasnya. (FAHRUL/j)









