BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran melalui Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Suwanto menyebut bahwa Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalteng memiliki peranan penting terhadap pembangunan.
"OJK selama ini memiliki peran yang besar terhadap pembangunan di Kalteng, khususnya dalam menjaga stabilitas sektor layanan jasa keuangan, serta memberikan edukasi, literasi, dan pelindungan atas kepentingan konsumen dan masyarakat Kalteng," kata Sri Suwanto membacakan sambutan tertulis Gubernur seperti dalam rilis kepada Borneonews pada Jumat, 14 Juni 2024.
Sambutan ini dibacakan usai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Keuangan Konsumen sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK RI, Friderica Widyasari Dewi mengukuhkan Kepala OJK Provinsi Kalteng, di Aula Jayang Tingang Eka Kantor Gubernur Kalteng baru-baru ini.
"OJK Kalteng juga telah banyak berkontribusi dalam mendorong program-program pengembangan dan pertumbuhan ekonomi, antara lain menjadi motor dalam pendampingan terhadap program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), sehingga saat ini sudah terbentuk 1 TPAKD Provinsi dan 14 TPAKD Kabupaten/Kota," imbuhnya.
Ke depan, pihaknya berharap OJK akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota serta stakeholders lainnya, dalam upaya memperkuat perekonomian daerah untuk kemakmuran masyarakat Kalimantan Tengah.
--page
"Terutama dengan menghadirkan kemudahan akses dan transaksi keuangan yang aman, serta mengembangkan klaster-klaster ekonomi baru yang berbasis kerakyatan dan UMKM," pungkasnya.(TESTI PRISCILLA/H)








