BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Karena semakin banyaknya pemustaka atau pegunjung perpustakaan setiap hari di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kotawaringin Barat (Kobar), membuat kenyamanan pengunjung untuk membaca buku di perpustakaan sedikit berkurang.

Untuk ituah KPAD Kobar merencanakan membuat gedung tambahan, untuk memindahkan dua ruangan yang sebelumnya ditempati oleh kepala KPAD Kobar dan stafnya.

Kepala KPAD Kobar Safwan menjelaskan, nantinya dua ruangan yang berada di gedung utama akan dialihfungsikan sebagai ruang baca tambahan.

"Tujuanya untuk meningkatkan pelayanan terhadap para pemustaka. sehingga pengunjung bisa mendapatkan space ruang yang lebih lega untuk kenyamanan membaca buku," jelasnya, Selasa ((7/6/2016) 

Menurutnya, agar bisa dimantaafkan secara maksimal dan multifungsi, bangunan baru yang bakal dibangun sengaja dibentuk mirip rumah adat Dayak, yaitu Rumah Betang, mengunakan konstruksi panggung.

"Nantinya ruangan atas kita gunakan untuk kantor. Kemudian di bawahnya bisa digunakan untuk layanan wifi bagi pemustaka. Selain itu ruangan bawah juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan seremonial. Bahkan bila dipandang masih cukup, kita tidak usah menyewa tenda," jelasnya.

Saat ditanyakan kapan bangunan ini mulai dibangun dan target  penyelesaian, menurutnya melihat  kondisi  anggaran yang ada pada pihaknya, diperkirakan bangunan ini bisa fungsional sekitar tiga tahun ke depan. (WAHYU KRIDA/m)