PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam rangka merayakan Idul Adha 1445 Hijriah tahun 2024 Masehi, PT Indotruba Tengah membagikan 10 ekor sapi kurban ke desa-desa binaannya yang berada di dua kecamatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Minamas Peduli.

Sebanyak lima ekor sapi diserahkan kepada lima desa di Kecamatan Pangkalan Banteng, yakni Desa Amin Jaya, Sungai Pakit, Karang Mulya, Pangkalan Banteng (Sebukat), dan Pemerintah Kecamatan Banteng. Lima sapi lainnya diberikan kepada Desa Pembuang Hulu I, Pembuang Hulu II, Derangga, dan Kecamatan Hanau. Total anggaran yang dikeluarkan PT Indotruba Tengah untuk program bantuan ini mencapai Rp190 juta.

Penyerahan sapi kurban dilakukan langsung oleh pimpinan dan jajaran manajemen perusahaan yang tergabung dalam Minamas Plantations Grup pada Sabtu, 15 Juni 2024 pagi. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar.

Ketua Strategic Operating Unit (SOU) PT Indotruba Tengah, R. Haryo Bachtiar menyatakan, penyerahan hewan kurban ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap desa-desa binaannya di Kabupaten Kobar dan Seruyan.

"Ini bagian dari program CSR, dan bentuk kepedulian kepada desa-desa binaan di sekitar perusahaan yang ada di Kabupaten Kobar dan Seruyan, khususnya Kecamatan Pangkalan Banteng dan Kecamatan Hanau," ujarnya, Minggu, 16 Juni 2024.

--page


Selain program kurban, PT Indotruba Tengah juga aktif menjalankan program kemitraan berupa kebun plasma di Desa Sungai Hijau dan Sungai Bengkuang.

"Kita sudah memulainya dan kita berharap program ini berkesinambungan dan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Haryo.

Kegiatan penyerahan hewan kurban ini juga disertai dengan sosialisasi mengenai standar Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), Hak Asasi Manusia (HAM), High Conservation Value (HCV), serta kesiapan perusahaan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

"Kita juga telah menyiagakan tim terkait penanggulangan ancaman kebakaran hutan dan lahan. Jadi tim kami telah siap siaga terutama terkait tanggungjawab titik api (lokasi kebakaran) dengan radius kurang lebih 5 kilometer;" tegasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh unsur pemerintahan desa-desa binaan serta perwakilan dari Kecamatan Hanau dan Pangkalan Banteng. Camat Pangkalan Banteng, Sigit Imam Mulia yang diwakili oleh staf kecamatan, Sarji, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan program CSR ini.

"Bantuan hewan kurban merupakan program rutin tahunan yang dilaksanakan PT ITH yang selama saya bertugas di kecamatan tidak pernah putus,"kata Sarji.

Ia juga menambahkan, bahwa Pemerintah Kecamatan Pangkalan Banteng mengapresiasi program kemitraan PT ITH, di Desa Sungai Hijau dan Sungai Bengkuang.

"Harapan kami PT ITH bisa memperluas program kemitraan tersebut sehingga semakin banyak para petani sawit kecil yang terbantu. Dan terutama diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, mengingat perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu pendorong perputaran ekonomi di Kecamatan Pangkalan Banteng," imbuhnya.

Ia juga berharap bahwa program-program perusahaan dalam bidang pembinaan masyarakat dapat terus berlanjut dan berkembang. Sehingga manfaat atas keberadaan perusahaan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain PT Indotruba Tengah, perusahaan-perusahaan lain di bawah grup Minamas Plantation di Kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur juga melakukan kegiatan serupa. PT Kridatama Lancar (KLR) dan PT Teguh Sempurna (TSA) menyerahkan 19 ekor sapi kurban untuk desa-desa binaannya yang tersebar di Kecamatan Batu Ampar, Kecamatan Seruyan Tengah, dan Kecamatan Mentaya Hulu. (DANANG/Y)