PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pusat Unggulan Iptek Mangrove USU atau Center of Excelllence for Mangrove USU berkolaborasi dengan Program Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan USU telah mengadakan Webinar Top Scientist dengan tema Conservation Genetics and Management of Threatened Dipterocarpaceae in Tropical Asia.

"Webinar ini memberikan gambaran mengenai konservasi secara genetika dan pengelolaan dari famili Dipterocarpaceae yang telah terancam punah terutama di bagian tropis Asia," kata Ketua Prodi S2 S3 Prodi Pengelolaan SDA dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana atau PSL SPs Universitas Sumatera Utara atau USU, Profesor Rahmawaty dalam rilisnya kepada Borneonews pada Rabu, 19 Juni 2204.

Webinar ini menurut Prof Rahmawaty dilaksanakan secara Hybrid. Pelaksanaan secara offline dilaksanakan di ruang seminar program studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan dan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting.

"Kegiatan ini mengundang top scientist yaitu Assoc Prof Alison K S Wee yang merupakan dosen dari University of Nottingham," jelasnya.

Webinar ini, lanjutnya, membagi pembahasan dengan empat bagian utama diantaranya yaitu pertama Update Dipterocarpaceae, kesenjangan dalam konservasi Diptrocarpaceae, budaya tradisional dalam konservasi Diptrocarpaceae, dan kedua, urgensi dalam konservasi Dipterocarpaceae.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Ketua PUI Mangrove USU yaitu Prof Mohammad Basyuni. Adapun peserta dalam webinar ini sangat beragam, mulai dari dosen program studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, dosen program studi Kehutanan USU, serta mahasiswa-mahasiswi magister dari program studi PSL, Agroteknologi, dan Kehutanan.

--page

"Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan lebih luas kepada seluruh peserta webinar mengenai pentingnya konservasi alam dilakukan terutama terhadap flora yang terancam punah seperti Dipterocarpaceae serta langkah dan metode yang dapat dilakukan. Kegiatan webinar ini juga diharapkan mampu meningkatkan kolaborasi internasional Universitas Sumatera Utara dengan perguruan tingggi top Dunia," terangnya.(TESTI PRISCILLA/R)