PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Viralnya video perkelahian antar remaja yang menyebar di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bisa dikatakan adalah fenomena gunung es. Ditenggarai masih banyak adanya perkelahian antar remaja, namun tidak terekspos lantaran tidak adanya bukti rekaman yang viral seperti 2 video perkelahian antar remaja yang terjadi beberapa waktu ini.

Praktisi Beladiri Mix Martial Art (MMA) Kobar Angga Prayoga saat dimintai pendapatnya oleh www.borneonews.co.id, Rabu, 19 Juni 2024 mengatakan sebenarnya perkelahian antar remaja tersebut bisa diminimalisir, bila para remaja tersebut mengetahui bagaimana menyalurkan emosi dengan baik dan benar.

"Sangat wajar bila tingkat emosional para remaja masih sangat tinggi. Karena itulah tingkat emosional tersebut bisa disalurkan dengan mengikuti olahraga beladiri," jelas Angga Prayoga.

Owner dan pelatih utama Adya Fight Team Jalan Bhayangkara, Desa Pasir Panjang yang lokasinya depan Yayorin ini sangat menyayangkan perkelahian jalanan yang tidak ada aturannya. 

"Lebih baik gabung di cabang olahraga MMA. Selain itu merupakan latihan cabang olahraga prestasi, melatih fisik, mental dan emosional. Karena dalam latihan tersebut, bagi peserta yang siap untuk bertarung akan diberikan kesempatan untuk sparring," jelas Angga Prayoga.

--page

Tentunya, lanjut Angga Prayoga, pertarungan tersebut wajib dilengkapi dengan pelindung tubuh dibagian kepala dan alat vital manusia lainnya.

"Hal ini untuk menghindari cidera parah yang berpotensi bahaya. Pertarungan dalam latihan tersebut juga diawasi oleh wasit yang sewaktu-waktu berhak menghentikan pertarungan bila dianggap membahayakan peserta," jelas Angga Prayoga.

Selain itu, menurut Angga Prayoga, sesuai dalam spirit olahraga beladiri fair play wajib diutamakan.

"Selain itu no baper atau jangan bawa perasaan. Daripada bertarung ditempat yang tidak resmi, lebih baik bertarung dalam latihan atau pertandingan MMA dan beladiri lainnya. Karena MMA merupakan salah satu cabang olahraga prestasi yang dipertandingkan di tingkat nasional, latihan beladiri ini juga melatih tingkat emosional individu. Bahkan bila yang bersangkutan memiliki bakat dan gigih dalam berlatih, bisa menjadi petarung MMA profesional seperti yang ditunjukkan oleh petarung MMA asal Kabupaten Kobar Aminuddin yang memiliki julukan Orangutan Boy," jelas Angga Prayoga. (WAHYU KRIDA/j)