PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo mengatakan pemprov berkomitmen dalam ulaya mencegah ancaman kebakaran dan lahan (Karhutla) di Kalteng tahun 2024 ini.

Terlebih lagi ujar Edy, mendekati peringatan HUT Republik Indonesia ke 79 tahun tepatnya jatuh pada tanggal 17 Agustus 2024 mendatang, jangan sampai ada terjadi kabut asap terutama di Kalteng.

"Kita akan upayakan supaya tidak terjadi kabut asap khususnya di Kalteng, ini sebagai bentuk partisipasi kita mengamankan upacara HUT RI untuk pertama kalinya di IKN Nusantara di Kaltim," ucapnya, Rabu, 19 Juni 2024.

Edy mengungkapkan, upacara 17 Agustus 2024 nantinya akan dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo. Agenda inipun dinilai sangat penting dan strategis, sehingga harus diamankan dari ancaman bencana Karhutla.

"Saat ini pastinya kita sudah melakukan persiapan mitigasi untuk pencegahan Karhutla di wilayah Kalteng. Kita juga meminta partisipasi semua pihak dalam upaya mencegah Karhutla agar tidak terjadi," ujarnya.

--page

Edy menjelaskan, dinamika cuaca tentunya tidak dapat diprediksi, misalnya tahun ini diprediksi tidak ada musim kemarau, namun sebaliknya prefiksi itu bisa saja meleset dan terjadi kemarau.

"Karena pengaruh global untuk sekarang ini tidak menentu, sehingga kita bisa saja memprediksi tidak ada kemarau tapi faktanya bisa saja terjadi, sehingga upaya antisipasi perlu kita lakukan sejak dini," jelasnya.

Tidak lupa, Edy juga mengingatkan kepada seluruh daerah yang ada di wilayah Kalteng ini supaya dapat waspada dan bersiap swrta meningkatkan kolabirasi dalam upaya mewaspadai potensi karhutla.

"Saya kira seluruh daerah di Kalteng saat ini telah bersiap sejak awal, jadi kita ingatkan kembali bahwa waspada itu penting mulai dari sarana, SDM, anggaran dan lainnya perlu disiapkan," imbuhnya. (DONNY D/j)