BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan 6 hewan kurban terjangkit cacing hati.
"Tim kami menemukan cacing hati pada 5 ekor sapi dan satu ekor kambing di Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang," kata Kepala DPKP Kotim melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Endrayatno, Rabu, 19 Juni 2024.
Data sementara pemeriksaan postmortem pada sapi sebanyak 869 ekor, kambing 369 dan kerbau 2 ekor di 274 titik pemotongan hewan kurban di Kotim.
Data tersebut belum tuntas karena dua kecamatan belum masuk yaitu Kecamatan Parenggean dan Cempaga Hulu.
Lanjutnya, daging hewan kurban yang terjangkit cacing hati tersebut aman untuk dikonsumsi. Hanya bagian hati yang terdapat cacing dinyatakan tidak layak untuk dikonsumsi dan dibagikan, sehingga harus dimusnahkan.
--page
"Sebetulnya apabila dimasak dengan benar cacingnya mati dan tidak berdampak bagi kesehatan manusia karena cacing hati jenis ini tidak dapat menular ke manusia atau bukan zoonosis," tandasnya.
Sebelumnya, DPKP Kotim mengerahkan 24 orang yang terbagi dalam kelompok kecil untuk melaksanakan pengecekan postmortem hewan kurban. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari mulai 17-18 Juni 2024 di seluruh kecamatan untuk memastikan daging kurban layak dikonsumsi masyarakat mulai dari saat hidup hingga proses pengemasan. (DEWI PATMALASARI/H)









