BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kadisdik Kalteng, M Reza Prabowo menyebut Program 1000 Rumah Guru Berkah saat ini sudah dibangun di area Pasir Panjang, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Program ini adalah sebuah inisiatif Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepeimpinan Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran.
Program ini untuk membantu para guru memiliki rumah sendiri melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi. Program ini diperuntukkan bagi guru SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Tengah.
"Dibebaskan dari kewajiban membayar subsidi uang muka Rp. 10.000.000. Kebijakan bunga pada 2 tahun pertama sebesar 7%, dan pada tahun ke 3 dan seterusnya sebesar 9%," sebutnya.
Kebijakan Grace Period (tenggang waktu) selama 3 Bulan, sehingga cicilan dimulai pada saat 3 bulan setelah akad," katanya, Kamis, 19 Juni 2024.
Diharapkannya calon guru penerima program ini dapat memenuhi kebutuhan perlengkapan rumah dan atau dapat melakukan rehab sederhana sesuai kebutuhan.
"Mendapatkan rumah hunian dengan desain modern minimalis serta dilengkapi dengan Fitur Smart Home dan disiapkan program ketahanan pangan keluarga pada pekarangan belakang rumah," ujarnya.
--page
Program Rumah Guru Berkah dibebaskan dari biaya akad, biaya provisi, dan biaya lainnya. Program ini dibantu oleh Bank Kalteng sebagai peminjam dana.
"Seluruh rumah pada program ini telah di asuransikan dan calon penerima dibebaskan dari pembayaran asuransi," terangnya. Lokasi menyebar diseluruh kabupaten/kota Kalteng dan tanpa kuota perkabupaten.
"Sebagai contoh guru yang bertugas di Sukamara juga boleh memilih lokasi diluar kabupaten sesuai kebutuhan masing-masing guru," tukasnya. (MARINI/R)








