BORNEONEWS, Barito Utara - Polres Barito Utara bersama Pemerintah Daerah Barito Utara menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan operasi Ramadaniya 2016, Selasa (7/6/2016,) di aula Anggrawina Jagratara Mapolres setempat.
Dalam sambutannya, Kapolres Barut, AKBP Roy HM Sihombing mengatakan pertemuan ini dalam rangka kesiapan terutama dalam aspek pengamanan dalam upaya untuk mensukseskan pelaksanaan operasi Ramadaniya 2016 yang akan dilaksanakan satu bulan penuh.
Rapat tersebut, membahas bagaimana kesiapan menghadapi bulan suci Ramadan 2016 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriyah. Sandi operasi tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Dahulu kita menjelang lebaran kita mengenal dengan sandi operasinya yaitu Operasi Ketupat, dan untuk tahun ini disesuaikan situasi saat ini yaitu Operasi Ramadaniya 2016,” bebernya.
Dari hasil rapat tersebut, dinas instansi terkait Pemerintah Kabupaten Barito Utara termasuk unsur TNI dari Kodim 1013 Muara Teweh, Subdenpom secara umum mendukung pelaksanaan kegiatan operasi baik dari segi personel maupun sarana dan prasarana, tinggal nunggu tanggal pelaksanaan Operasi Ramadaniya 2016 dimulai nanti.
Dalam halnya, penutupan lokalisasi Lembah Duren atau Merong di wilayah Kota Muara Teweh, tepatnya di Km 3,5 Muara Teweh-Puruk Cahu, pihaknya selalu siap dalam pengamanan serta mendukung program-program pemerintah daerah.
Sebelum dilakukan penutupan lokalisasi, pemerintah daerah hendaknya terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pada penghuni lokalisasi sehingga pengamanan dalam penutupan dapat dilaksanakan dengan lancar.
“Kami akan melakukan koordinasi terlebih dahulu bersama pemerintah daerah untuk program penutupan lokalisasi tersebut, sehingga kami dapat meningkatkan penertiban dan pengamanan dalam proses penutupan lokalisasi Merong,” katanya.
Menurutnya, apabila dalam proses penutupan membutuhkan banyak personel yang banyak dan melebihi anggota yang ada di Polres Barito Utara, kemungkinan pihaknya akan meminta bantuan dari pihak kepolisian dari Polda maupun Polri.
Bupati Barito Utara H Nadalsyah dalam sambutannya pada rapat koordinasi lintas sektoral menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung penuh kegiatan Operasi Ramadaniya 2016 yang akan digelar jajaran Polres Barito Utara.
Dikesempatan itu juga Nadalsyah juga menyampaikan perihal peraturan daerah (Perda) terkait minuman keras (Miras) dan prostitusi. “Saat ini Pemerintah Kabupaten Barito Utara sedang merumuskan Perda tersebut dan nantinya akan kami ajukan ke DPRD Barito Utara untuk dibahas,” katanya.
Dirinya berharap dalam waktu yang tidak lama Perda yang mengatur tentang Miras dan Prostitusi akan segera selesai dan kami ajukan ke DPRD, sehingga pada tahun 2017 nanti sudah dapat diberlakukan. (AGUS SIDIK/N).








