BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng, Suyuti Syamsul mengingatkan perlunya peran bersama dalam mencapai target mengakhiri HIV secara global pada 2030.
“Sangat diperlukan keterlibatan berbagai pihak,” tuturnya saat rangkaian saat lokakarya Viral Load, baru baru ini.
Ia menilai perlu peran kuat dari Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, seluruh layanan tes HIV, layanan PDP, laboratorium pemeriksa VL HIV di Kalteng.
“Untuk kasus HIV dan AIDS, secara kumulatif di Kalimantan Tengah ODHIV mengetahui status HIV mereka sebanyak 2.325 orang,” tuturnya.
Sedangkan Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) baru dengan terapi antiretroviral (ART) dari bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2024 berjumlah 144 orang. (HERMAWAN DP/j)









