KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Camat Tamban Catur, Rustamaji mengatakan ketersediaan air bersih layak minum di desa terus menjadi perhatian untuk mencegah terjadinya stunting.

"Air bersih adalah kebutuhan utama, air yang tersedia di alam tidak selalu bersih dan aman untuk diminum. Itulah sebabnya teknologi pengolahan air menjadi penting untuk memastikan bahwa air yang dikonsumsi aman dan sehat," katanya, Kamis, 20 Juni 2024.

Salah satu teknologi pengolahan air yang terus berkembang dan semakin populer adalah teknologi RO Water Filtrati. Sedang arti RO sendiri adalah Reserve Osmosis, yang mana didorong bisa dikembangkan di desa untuk menjadi BUMDes.

"Karenanya, kita meminta masing masing menganggarkan untuk desanya guna keperluan ketersediaan air bersih ini dalam penggunaan anggaran didesa masing masing," ucapnya.

Karena, lanjut dia hal ini dianggap penting sebagai salah satu upaya pencegahan stunting tersebut.

--page

"Memang tidak sedikit dana untuk tahap awal, tapi jika telah tersedia tempat jadi lebih praktis. Tinggal pembelian mesinnya aja lagi. Ke depannya setalah itu, bisa dimanfaatkan untuk pemasukan desa dari penjualan atau pendistribusian minuman ini," ujarnya 

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan dr Tonun Irawati Panjaitan melalui Bagian Kesling dan Kesjaor, Syaiful memberikan apresiasi adanya upaya pencegahan stunting ini melalui ketersediaan air bersih. 

Merupakan dasar untuk sehat dan tercukupi kebutuhan utama. Selain hal lain seperti sanitasi yang baik, lingkungan bersih, asupan makanan bergizi dan lainnya.

"Ini adalah contoh dari Kecamatan Tamban Catur di mana di sana ada dua puskesmas dalam wilayah Kecamatan Tamban Catur, yang tentu saja dalam tupoksinya ikut mengawasi dan mengecek agar tetap memenuhi persyaratan standar kesehatan. Nantinya benar akan menjadi salah satu upaya sehat higienis dan aman," ucapnya. (DODI/j)