Dari 500 paket sembako yang disediakan oleh pihak Disperindagsar habis dalam beberap jam saja.
Kepala Disperindagsar Barito Utara, H Hajran Noor melalui kepala bidang perdagangan, M Bukhari Musllim menjelaskan, isi paket tersebut berupa gula pasir sebanyak tiga (3) Kg, minyak goreng 2 liter, Bawang merah 0,5 Kg, bawang putih 0,25 kg, mie goreng instan sebanyk 5 bungkus, susu kaleng sebanyak 2 buah, dan satu botol syrup.
Dikatakannya, dari harga normal pasaran, hargda tiap peket sembako yakni sebesar Rp 142.750, namun dengan diberikan subsidi dari pemerintah, paket tersebut kina hanya senilai Rp100.000 per paketnya.
Disperindagsar, lanjut dia, Selasa (7/6) saat ditemui di ruang kerjanya menambahkan bahwa dinas rencananya akan melaksanakan psar murah di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Barito Utara
Yakni Teweh Tengah yang baru saja telah dilaksanakan, Kecamatan Teweh Baru, Teweh Selatan dan Montallat .
Untuk paket ditiap kecamatan tergantung dengan jumlah penduduk dimana ketiga kecamatan yakni Montallat, Teweh Baru dan Teweh selatan akan mendapatkan jatah paket sembako masing-masing sebanyak 300 paket.
“Diharapkan dengan kegiatan pasar murah ini dapat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan sembako mereka. Jadi di setiap pasar murah selalu diberikan kupon kepada masyarakat yang kurang mampu dengan dibantu oleh kepala desa masing-masing wilayah”. (DN/*)








