BORNEONEWS, Palangka Raya - Guna memberikan pemahaman menyeluruh mengenai sektor perkebunan kelapa sawit, Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi atau Poltek Kelapa Sawit CWE mengadakan kuliah umum dengan mengundang Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau Dirut BPDPKS, Eddy Abdurrachman.
Kuliah Umum bertajuk "Peran Generasi Muda Sawit dalam Mendukung Sawit Berkelanjutan" ini berlangsung di Auditorium Poltek Kelapa Sawit CWE dengan dipandu oleh Faizal Shofwan Kusnendi dari Poltek Kelapa Sawit CWE dan dihadiri oleh 550 mahasiswa dari tiga program studi.
"Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, penting untuk membagi sikap kerja menjadi tiga komponen yakni, 50 persen pengabdian, kejujuran, dan kerja keras, lalu 30 persen kepintaran, serta 20 persen kesehatan diri," kata Eddy Abdurrachman dalam rilisnya pada Kamis, 20 Juni 2024.
Eddy juga menguraikan berbagai tantangan yang masih dihadapi sektor perkebunan kelapa sawit, antara lain produktivitas yang masih rendah, kampanye hitam, masalah perkebunan yang berada dalam kawasan hutan, isu legalitas dan perizinan, gangguan usaha dan konflik, serta hambatan akses pasar di beberapa negara tujuan ekspor.
"Untuk menghadapi tantangan tersebut kita tekankan pentingnya hilirisasi atau peningkatan nilai tambah produk kelapa sawit," tuturnya lagi.
--page
Hilirisasi ini, katanya, mencakup berbagai sektor, seperti oleo food complex, oleo chemical, bio energy complex, bio solar (plan), dan sisanya untuk ekspor. (TESTI PRISCILLA/H)









