BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (DPKUKMP) Memberikan bantuan peralatan usaha kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sabangau.
Penjabat Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan pemberian bantuan tersebut menjadi salah satu cara meningkatkan kapasitas dan daya saing produk UMKM serta mendorong dan menggairahkan kegiatan perekonomian.
"Salah satu upaya Pemkot Palangka Raya melalui DPKUKMP, dalam melakukan penurunan kemiskinan ekstrem dan stunting secara terintegrasi membutuhkan kerja sama dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan," kata Hera Nugrahayu.
Pemko juga tidak henti-hentinya berupaya melakukan pemberdayaan pelaku UMKM agar dapat naik kelas, salah satunya melalui bantuan peralatan usahanya.
Bantuan ini selain dapat membantu alat kerja dari usaha yang sudah berjalan, juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan meringankan beban pelaku usaha.
"Kami berharap dapat mengubah mindset dari yang biasanya menerima bantuan sosial menjadi wirausaha dan mandiri. Upaya tersebut tentunya membutuhkan kerja keras, tetapi bukan mustahil untuk diwujudkan," ucapnya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkot Palangka Raya itu juga mengharapkan, bantuan dari pemkot dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga bantuan tersebut harus bisa digunakan bisa memberikan manfaat bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya baik secara kuantitas, kualitas, pasar dan peningkatan pendapatan ekonomi.
Kemudian, dengan bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatan produksi, mengembangkan usaha dan nenambah tenaga kerja.
"Kepada penerima bantuan saya minta agar alat yang diterima tidak diperjualbelikan atau dipindahtangankan kepada orang lain serta melaporkan penggunaan alat tersebut kepada DPKUKMP setempat secara berkala," bebernya.
--page
Di lokasi yang sama, Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya Samsul Rizal menambahkan bantuan peralatan usaha kepada pelaku UMKM tersebut bersumber dari dana APBD.
Kemudian, pelaku usaha yang menerima bantuan peralatan usaha tersebut yakni berjumlah 21 orang.
"Tujuan dari kegiatan tersebut yaitu membantu pelaku usaha dalam pemenuhan alat-alat kerja untuk menunjang produktivitas mereka," demikian Samsul Rizal.
ANTARA









