BORNEONEWS, Palangka Raya - Psikolog Kota Palangka Raya, Cahaya Afriani Napitupulu mengingatkan para orang tua untuk membatasi aktivitas gawai anak selama masa libur panjang ini.
"Selama libur panjang ini kemungkinan anak-anak untuk lebih sering beraktivitas dengan gawai juga makin tinggi, ini harus diawasi dan dibatasi oleh orang tua," kata Cahaya kepada Borneonews pada Jumat, 21 Juni 2024.
Menurut Dosen Universitas Palangka Raya yang akrab disapa Yaya ini, selama libur sekolah dirinya menyatakan agar para orang tua di rumah dapat berkomunikasi dengan anak tentang hal-hal yang disukai anak selain bermain gawai.
"Tentu sana orang tua harus terlebih dulu menetapkan jam atau waktu dan hari pemakaian gawai untuk anak dan apa yang boleh dan tidak boleh anak akses," sarannya.
Yaya mencontohkan, misalnya dalam satu hari anak hanya boleh mengakses youtube selama 1 jam.
--page
"Sisanya ajak anak-anak untuk berkegiatan di luar ruangan yang melibatkan aktivitas fisik, tentunya dengan pendampingan orang tua," tutur Yaya lagi.
Sementara itu pantauan Borneonews banyak anak-anak yang diajak berenang oleh para orang tuanya di masa liburan sekolah ini. Seperti yang terlihat di salah satu kolam renang yang ada di Palangka Raya pada Jumat, 21 Juni 2024 pagi.
"Baru mulai libur itu padahal tanggal 15 Juni kemarin anak saya bagi raport di SD, tetapi sekarang sudah bilang bosan tidak ada kegiatan. Makanya saya ajak berenang saja," kata salah seorang Orangtua, Agung kepada Borneonews. (TESTI PRISCILLA/Y)









