BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berupaya meningkatkan mengelola sampah didalam kota dengan maksimal.
Untuk itu, Pj Bupati Kobar Budi Santosa, didampingi Kadis DLH Konar Fitriyana, Kadis PUPR Hasyim Muallim dan Kadinkes Kobar Achmad Rois,meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Translik Desa Pasir Panjang, Jumat, 21 Juni 2024.
Dengan tujuan supaya bisa melihat langsung, langkah apa yang harus dilakukan dalam peningkatan pengelolaan sampah.
"Kita kunjungan ke tempat sampah ini, saya ingin tahu pasti kekurangan kekuatan kita untuk mengelola sampah. Sehingga, nantinya bisa merencanakan apa yang harus ditingkatkan lagi," ujarnya.
Budi menjelaskan, bahwa ciri masyarakat modern itu pasti menghasilkan sampah. Sehingga, hal ini menjadi problem atau masalah di seluruh Pemda secara nasional.
--page
Dalam pengelolaan sampah di Kotawaringin Barat, saat ini sudah cukup baik dengan berhasil diraihnya Piala Adipura ke 13 di tahun 2023. Sehingga, tahun ini, pihaknya berupaya agar Piala Adipura dapat diraih kembali. Salah satunya, dengan meningkatkan sarana dan prasarana pengelolaan sampah.
"Maka, untuk memperebutkan piala Adipura di tahun ini, harus kita siapkan dengan baik," tuturnya.
Budi bersyukur, ada beberapa masukan dari Kepala Dinas terkait, yaitu pertama untuk mencukupi sarana dan prasarana pengelolaan sampah. Kedua, tenaga kebersihan dinaikkan gajinya di atas UMR.
"Saeana prasana mendasar yang kita coba akan cukupi seperti Ekscavator, listrik baik dari PLN maupun pemanfaatan Biogas," pungkasnya. (DANANG/j)









