BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tim Promkes Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas telah memberikan edukasi dan penyuluhan kesehatan terkait mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Mereka juga membagikan sejumlah tips kepada masyarakat mencegah terkena penyakit yang ditularkan melalui gigit nyaman aedes aegypti tersebut.
dr. Erny Indrawati, selaku Ketua Pokja Komunikasi dan Edukasi (KE) didampingi, Popo Subroto selaku Koordinator Unit Promkes RSUD Kapuas menyampaikan agar menghindari gigitan nyamuk terutama pada pagi sampai sore hari, dengan cara mengenakan pakaian yang menutupi kulit.
"Seperti memakai lengan panjang, celana panjang dan kaos kaki, menggunakan obat penangkal serangga pada kulit dengan mengoleskan ke bagian tubuh yang terbuka (wajah, leher, tangan dan pergelangan kaki)," katanya, Sabtu, 22 Juni 2024.
Lalu, mencegah nyamuk memasuki kamar dengan menggunakan kelambu. Memberantas sarang nyamuk dengan cara menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air, seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampungan air lemari es, tempat minum burung.
--page
Kemudian, menutup rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, kontainer air, menaburkan bubuk larvasida (abate) pada tempat penampungan air.
"10 gram abate untuk 100 liter air. Selain itu, saat ini telah ada vaksin dengue tetravalent, yang mengandung virus hidup rekombinan atau yang dilemahkan untuk mencegah DBD dan telah dilisensikan untuk negara-negara endemik demam berdarah," ucapnya.
Selain itu, di musim hujan seperti saat ini, kegiatan pemberantasan sarang nyamuk sebaiknya dilakukan di sekitar rumah masing-masing. (DODI/H)









